Senin, 25 Maret 2013

Pengaruh Game Online Terhadap Kehidupan Dan Prestasi Siswa

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Prestasi adalah sesuatu hal yang menjadi indikator suatu keberhasilan. Prestasi mencakup berbagai aspek, diantaranya aspek kognitif, apektif, dan psikomotor. Aspek kognitif sangat erat dengan edukasi. Dalam pencapaian prestasi tersebut di butuhkan kerja keras,keiklasan dan motivasi yang tinggi, di samping hal tersebut terdapat juga sesuatu yang dapat menghambat proses penggapaian prestasi, salah satunya adalah games, terutama game online yang sekarang menjadi favorit hampir setiap anak.
Rata-rata anak yang gemar bermain game online adalah anak yang sangat menyukai tantangan, sehingga  rangsangan yang daya tariknya lemah, monoton, tidak menantang dan lamban seperti pada proses belajar mengajar di sekolah menjadi tidak menyenangkan, terlebih lagi Suasana kelas seolah-olah merupakan penjara bagi jiwanya, Kadangkala anak juga jadi malas belajar atau sering membolos sekolah hanya untuk bermain game online. Sehingga juga berakibat pada prestasi-prestasi mereka yg semakin menurun.
B. Rumusan masalah
Dalam karya tulis ini kami akan menjelaskan tentang pengaruh  game online terhadap prestasi siwa yang meliputi:
  1. Pengertian game Online
  2. Dampak  game online terhadap kehidupan seseorang
  3. Pengaruh  game online terhadap prestasi siswa
  4. Mencegah dampak negative game online
C. Tujuan penelitian
Tujuan karya tulis ini  adalah untuk Memberikan informasi kepada siswa, guru dan masyarakat terutama remaja mengenai game online, yang di dalamnya terdapat dampak positif dan negative yang juga dapat berpengaruh terhadap prestasi mereka dan juga tak lupa cara mencegah dampak positifnya.

BAB II
PEMBAHASAN

A.   Pengertian Dari Game Online
Game Online atau sering disebut Online Games adalah sebuah permainan (games) yang dimainkan di dalam suatu jaringan (baik LAN, Internet ataupun yang lainnya). Game online juga merupakan fasilitas permainan digital yang dapat terhubung dengan puluhan orang sekaligus serta dengan beragam permainan yang menarik bagi pemain (Andrew Ernest Adams,).
B.   Dampak Game Online Terhadap Kehidupan Seseorang
Kemunculan game online tidak hanya mempengaruhi kehidupan sosial penggemarnya dalam dunia nyata tetapi juga terkadang mempengaruhi kejiwaannya apabila memainkannya terlalu lama. Seperti yang dilansir ketok.com, gara-gara sebuah game, seorang pemuda di amerika serikat nekad menusuk temannya sendiri. Bahkan anak-anak yang kecanduan bermain game sering membolos dari sekolahnya agar bisa melanjutkan petualangannya dalam dunia maya, sehingga waktu belajar yang mereka miliki menjadi berkurang dan secara otomatis juga berpengaruh terhadap prestasi mereka.
Akan tetapi dari sudut pandang bisnis, game online masih memiliki prospek  yang bagus. Dengan kehadiran games online ini, orang-orang bisa menciptakan lapangan kerja sendiri yaitu games center, atau menjadi pengembang games sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Game online juga bisa meningkatkan kemampuan bekerja sama pada otak anak seperti yang dilansir ketok.com.
1.      Dampak Positif Game Online terhadap kehidupan seseorang
Berikut dampak positif dari game online yang kami dapat dari berbagai sumber :
a.       Membuat orang pintar. Penelitian di Manchester University dan Central Lanchashire University membuktikan bahwa gamer yang bermain game 18 jam per minggu (rata-rata 2.5 jam/hari) memiliki koordinasi yang baik antara tangan dan mata yang juga setara dengan kemampuan atlet.
b.      Meningkatkan konsentrasi. Dr. Jo Bryce, kepala penelitian di suatu universitas di Iggris menemukan bahwa gamer sejati punya daya konsentrasi tinggi yang memungkinkan mereka mampu menuntaskan beberapa tugas hidup mereka.
c.       Ketajaman mata yang lebih cepat. Penelitian di Rochester University mengungkapkan bahwa anak-anak yang memainkan game action secara teratur memiliki ketajaman mata yang lebih cepat daripada mereka yang tidak terbiasa bermain game.
d.      Meningkatkan kinerja otak dan memacu otak dalam menerima cerita. Sama halnya dengan belajar, bermain game yang tidak berlebihan dapat meningkatkan kinerja otak bahkan memiliki kapasitas jenuh yang lebih sedikit dibandingkan dengan belajar dan membaca buku.
e.       Meningkatkan kemampuan membaca. Psikolog di Finland University menyatakan bahwa video game bisa membantu anak-anak untuk meningkatkan kemampuan baca mereka. Jadi, keluhan soal bermain game yang dapat menurunkan budaya membaca tidaklah beralasan.
f.       Meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Riset di Indonesia membuktikan bahwa banyak pria yang mahir bahasa Inggris di sekolah ataupun di universitas tanpa melalui kursus adalah mereka yang suka bermain game.
g.      Membantu bersosialisasi. Beberapa profesor di Loyola University, Chicago telah mengadakan penelitian dan menurut mereka game online dapat menumbuhkan interaksi sosial yang menentang stereotip gamer yang terisolasi. friendship, brotherhood, organisasi (guild), menghadapi conflict bersama (guild wars), managing people (jika menjadi guild leader), kontrol emosi, politik, dsb.
h.      Mengusir stres!!! Para peneliti di Indiana University menjelaskan bahwa bermain game dapat mengendurkan ketegangan syaraf. Jelas aja daripada berantem mendingan berantem lewat game, darahnya bohongan, senjata bohongan, semuanya serba bohongan, buat apa kita hidup di jaman digital kalau tidak memanfaatkannya.
i.        Memulihkan kondisi tubuh. Dr. Mark Griffiths, psikolog di Nottingham Trent University melakukan penelitian sejauh mana manfaat game dalam terapi fisik.
j.        Meningkatkan kecepatan dalam mengetik, karena beberapa game online mengharuskan player untuk mengetik ketika berkomunikasi dengan lawan bicara.

2.      Dampak Negatif dari Game Online terhadap kehidupan seseorang
Berikut dampak negatif dari game online yang kami dapat dari berbagai sumber :
a.       Menimbulkan efek ketagihan, yang berakibat melalaikan kehidupan nyata. Inilah masalah sebenarnya yang dihadapi oleh para gamer yang intinya adalah pengendalian diri. Dan juga efek ketagihan semacam ini dapat memicu perilaku negatif seperti mencuri uang untuk membeli game baru, bolos sekolah, malas mengerjakan pekerjaan rumah (PR), atau rasa tak tenang saat tidak dapat bermain games.
b.      Kehidupan real menjadi berantakan, seperti nilai pelajaran, tugas kampus, dipecat, dsb.
c.       Membuat orang menjadi bodoh. Orang berpikir terlalu pendek karena jalan main game yang ia mainkan. Ada salah satu kasus, seseorang membunuh seorang sopir taksi karena orang itu menginginkan uang dari sopir taksi itu untuk bermain game. Game kesukaannya adalah GTA. Pasti tahu kan..?
d.      Membuat orang terisolisir dengan lingkungan sekitar. Ini adalah efek karena terlalu seringnya bermain game sehingga lupa akan kehidupan nyatanya.
e.       Mengganggu kesehatan. Karena seseorang yang bermain game dalam waktu sangat lama ia hanya melakukan kegiatan pasif  dan juga bila seseorang bermain game dengan tingkat ketergantungan yang tinggi dan posisi duduk yang salah saat bermain games dikawatirkan seseorang itu akan mengidap  Repetitive Strain Injury (RSI) atau nyeri sendi.
f.       Mengakibatkan pola makan dan tidur yang tidak teratur sehingga mudah terserang penyakit.
Jika terlalu sering akan menimbulkan pengaruh psikologis. Menghayal dan pikiran yang selalu tertuju pada game adalah efek negative yang ditimbulkannya. Mempengaruhi pola piker dan tingkah laku
g.      Pemborosan, Jika game online telah menjadi candu. Karena jika seseorang telah kecaduan, ia dapat mengorbankan apapun demi keinginannya.


C.   Pengaruh Game Online Terhadap Prestasi Siswa
Akio Mori seorang professor dari Tokyo’s nihon university melakukan riset mengenai dampak game online pada aktifitas otak. Dari penelitian Akio Mori tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat 2 poin penting. yaitu

Ø  Penurunan aktivitas gelombang otak depan yang memiliki peranan sangat penting, dengan  pengendalian emosi dan agresivitas sehingga mereka cepat mengalami perubahan mood, seperti mudah marah, mengalami masalah dalam hubungan social, dsb.
Ø  penurunan aktifitas gelombang beta yang merupakan efek jangka panjang yang tetap berlangsung meskipun mereka tidak sedang bermain game. Dengan kata lain para gamer mengalami “autonomic nerves” yaitu tubuh mengalami pengelabuan kondisi dimana sekresi adrenalin meningkat, sehingga denyut jantung, tekanan darah, dan kebutuhan oksigen terpacu untuk meningkat.

Dari kedua dampak yang akio mori jelaskan tersebut sudah pasti akan menghambat proses belajar anak. Karena dengan adanya penurunan-penurunan gelombang pada tubuh tersebut  menyebabkan gangguan dalam jangka pendek maupun panjang, tidak hanya dari segi psikologinya tetapi juga dari kesehatannya, Sehingga prestasi-prestasi yang seharusnya sudah tercapai menjadi terhambat ataupun menjadi tak tersampaikan, malah terkadang mereka menjadi lebih bodoh dari sebelumnya ataupun mereka menjadi terpuruk dalam segi pendidikan.

Begitu banyak orang tua siswa yang mengeluh karena anak-anaknya kecanduan untuk bermain game online, dan meninggalkan kewajiban-kewajiban mereka sebagai anak yg baik,siswa ataupun sebagai anak yang taat beragama, namun tak hanya keluhan,adapula orang tua siswa yang bangga terhadap anak mereka karena meski mereka senang bermain game online mereka juga berprestasi dan melaksanakan kewajiban-kewajiban mereka baik sebagai seorang anak,siswa ataupun sebagai anak yang taat beragama, berikut di bawah ini contoh siswa yang gemar bermain game online yang juga berprestasi di bidang mereka:

Ø  Briliyan S. A., berusia16 tahun dari Sleman, Yogyakarta, Juara Lomba Karya Ilmiah Tingkat Propinsi – DIY
Ø  Cornelia Petrabella, berusia16 tahun dari Jakarta, Juara berbagai kompetisi Cheerleaders & Modern Dance, & Juara English Written Competition Tingkat Propinsi
Ø  Jessica Dian Kartika, berusia16 tahun dari Semarang, Juara Favorit packaging desain Nasional, Penulis & Tim Produksi Film
.::Dan masih banyak lagi::.
D.   Mencegah Dampak Negatif Game Online

Untuk mencegah seorang anak bermain game online tentu bukan pekerjaan mudah. Fasilitas internet yang banyak tersedia di mana-mana, salah satunya warung internet, menjadikan anak bisa mengakses internet dari mana saja.

Tidak selalu harus bermain di rumah, anak bisa mencuri waktu sepulang  sekolah dengan mengunjungi arena game online atau warung internet yang ada di sekitar sekolah mereka.

Untuk itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan orang tua. Di antaranya :

Ø  Bekerjasama dengan guru di sekolah untuk turut memantau perkembangan belajar siswa.
Ø  Menjalin komunikasi informal agar seorang anak bisa terbuka pada orang tua, sehingga orang tua bisa memberikan  pendidikan pada seorang anak tanpa sang anak merasa dihakimi.
Ø  Belajarlah tentang game online. Sehingga Anda bisa berdiskusi dengan anak Anda tentang permainan tersebut. Jika ini bisa terjadi, anak tidak akan perlu mencari pelarian dengan kawan-kawannya untuk sekedar berdiskusi tentang permainan game online. Sehingga anak bisa lebih betah di rumah karena bisa mendapatkan kawan mengobrol yang memahami dunia  mereka.
Ø  Berikan waktu khusus bermain game online, dan tegasi anak Anda untuk tidak bermain di luar waktu yang sudah disepakati. Ini menunjukkan bahwa Anda tidak sekedar melarang, namun         memberikan kelonggaran. Di sisi lain Anda mengajarkan anak Anda untuk bertanggung jawab pada waktu yang dimilikinya.

Dan hal terpenting dalam pencegahan dampak negative game online tersebut bagi kita sendiri adalah pengontrolan diri, dan selalu mementingkan kewajiban kita sebagai seorang anak bagi orang tua,sebagai siswa ataupun sebagai seoarang yang taat beragama
BAB III
PENUTUP
A.   Kesimpulan
            Dalam perjalanannya, games online telah menjalani perkembangan yang pesat, baik dari segi teknologinya mulai dari dahulu hanya dipakai oleh militer untuk keperluan militer hingga bisa menjadi industri maupun dari ragam jenisnya. Games online juga sudah mempengaruhi cara kita bersosialisasi dengan orang lain. Games online membuat kita dapat berinteraksi secara tidak langsung dengan orang lain. Akan tetapi efek dari games online juga dapat berdampak buruk terhadap kehidupan kita, missal seperti malas belajar yang juga dapat menyebabkab prestasi kita menjadi menurun, hal itu semua tergantung pada diri masing-masing bagaimana cara mengontrolnya.
B.   Saran
            Bermain Game sebaiknya hanya sebagai hiburan saja dan kita harusnya mengatur waktu untuk hal itu sehingga semua kegiatan yang sudah diatur dengan baik tidak menjadi berantakan dengan kehadiran kegiatan semacam ini. dan prestasi yang kita ingankan menjadi tercapai.


1 komentar:

Anonim mengatakan...

Gan tolong kasih tw dong referensinya soalnya saya mw penelitian tentan ini.. makasih

Poskan Komentar

 
Free Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Website templateswww.seodesign.usFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver